Senin, 17 Februari 2014

Cerpen anak sekolah

Kehilangan

Brakkk!!!
Tiba-tiba terdengar suara keras seperti buku yang dijatuhkan.

Iis : "Ada apa sih ini?!.."
Riris : "Iya, apa sih ini ribut-ribut?" melanjutkan.
Mia : "Ini.. masa buku aku gak ada sih?" sambil mengacak-acak buku di tas.
Aida : "Sabar mi.. cari pelan-pelan jangan seradak-seruduk."
Iis : "Emang buku apa sih?"
Mia : "Buku bahasa indonesia-ku. Masa gak ada sih.. perasaan kemarin aku sudah simpan di tas deh."
Riris : "Kamu lupa kali mi, atau mungkin ketinggalan dirumah."
Mia : "Gak mungkin." mengelak dengan pd. "Kemarin aku sudah melihat di lemari buku ku.. dan gak ada. Aku pikir sudah ada di tas, jadi aku santai saja."
Aida : "Eh.. eh.. si Hilda mana ya? Jam segini belum datang juga." memotong pembicaraan.
Iis : "Oiya, mana tuh orang?.."
Riris : "Wah wah wah.. gak masuk lagi tuh orang."

Bel berbunyi dan semua anak terdiam menuju bangkunya masing-masing.

Keesokan hari..
Hilda sudah mentempati tempat duduknya dan terdiam sendirian. Tidak lama kemudian Mia, Iis, Riris, dan Aida datang muncul dari balik pintu kelas.

Iis : "Eh.. tumben sudah datang."
Riris : "Kemarin kemana?"
Aida : "Hahaa.. langsung diserbu aja deh.."
Hilda : "Iyalah, aku kan anak rajin, hehe.. Kemarin aku ada acara keluarga jadi gak bisa masuk sekolah."
Mia : "Eh.. eh.. eh.. misi-misi... mau nanya Hilda.."
Hilda : "Apa mi?"
Mia : "Kamu tahu buku aku gak? aaaa.. buku aku hilang." sambil memasang muka bete.
Hilda : "Buku apa?"
Mia : "Bahasa indonesia."
         Dengan santainya Hilda membuka tas dan mengeluarkan sebuah buku
Hilda : "Nih.."
Mia : Tercengang "Jadi.. buku aku sama kamu?.. Aku udah pusing nyariin buku ini, dan ternyata.. sama kamu? Reseh banget sih."
Hilda : "Hehee.. kan kemarin waktu belajar bareng aku sudah bilang mau pinjam buku ini. Kamu saja mungkin yang gak engeh."
Mia : "Ah yasudahlah.."
Iis : "Sudah-sudah, pak Yatno sudah mau masuk."
Riris : "Makanya mi, kalo ada apa-apa tanyain dulu ke kita semua."
Aida : "Sudah-sudahh, ayo duduk."

Kamis, 13 Februari 2014

Cinta ?

Jadi ini yang namanya cinta?
Hati yang selalu ingin merindukannya
Mata yang selalu ingin menatapnya
Telinga yang selalu ingin mendengar suaranya
Dan.. hidung yang ingin selalu menghirup wangi aroma tubuhnya
Juga bibir yang selalu ingin berbincang dengannya
Jadi begini rasanya cinta?
Jantung selalu berdebar bila bertemu dengannya
Seperti ada aliran listrik yang mengalir setiap bertatap wajah dengannya
Terasa seperti ada gempa bumi setiap menyentuh tangannya
Dan seperti ada badai setiap mendekap tubuhnya
Juga seperti ada halilintar bila diberi kecupan manis darinya

Selasa, 11 Februari 2014

Dirimu..

Jantung berdebar saat kau bilang mencintaiku.
Indah dunia saat aku bersamamu.
Surga dunia terasa saat ku menatap wajahmu.
Maha sempurna Allah menciptakan manusia sepertimu.
Betapa bersyukurnya aku karena Allah telah mengizinkanku tuk bersamamu.
Aku bahagia karna kini telah memiliki seseorang sepertimu.
Entah bagaimana nanti aku bila harus dipisahkan denganmu.
Entah butuh waktu berapa lama aku menyesali karna telah kehilanganmu.
Entah berapa juta air mata yang akan berjatuhan bila aku tidak bersamamu.
Entah harus bagaimana aku melewati hari-hariku tanpa ada senyum mu lagi.
Entah bagaimana aku mengahabiskan waktu bila tak ada dirimu lagi disampingku.
Kini aku hanya bisa untuk selalu berdoa agar Allah tetap mengizinkanku selalu bersamamu.
Agar Allah mengizinkan kita menjadi jodoh dimasa depan nanti.
Agar Allah menetapkan nama kita berdua menjadi pasangan yang di ridhokannya.